kamulah langit dan akulah bumi

Exessive love

Cukup pahit, mungkin sangat pahit
Ketika ku lewat namun tak kau sapa.
Kata orang, inilah saat remuk jantung kita
Ketika yang di cinta, tidak ingin kita memasuki hidupnya

Aku mungkin berlebihan, namun aku merasa damai dalam candu ini
Candu akan angan bersamamu
Di beri upah senyummu dalam lelah penantian sia siaku
Jikapun otak mampu berpikir,
Aku ingin memutar arah hatiku
Namun gejolak kerinduan.
Lebih dahsyat daripada gulungan ombak

Cintakah ini? Atau pemujaan?
Apalah bedanya jika ujungnya kau hanya dapat kusentuh dalam doaku


-----

Hatiku belum pernah berhari hari mencintai seseorang
Hatiku belum pernah berhari hari mendoakan sebuah nama yang sama
Kamu terlalu special dalam otakku
Persepsi dalamku
Mindset ku
Alam bawah sadarku
Apa yang bisa menyelamatkan aku yang kelelahan ini
Mengejar bayangmu yang aku tahu kamu sendiri tak mau ku raih
Hatiku lebih sakit lagi ketika ku menyadari siapa aku dan siapa kamu
Aku sadar...
Aku tak bisa memilikimu
Namun, aku masih berharap pada keajaiban
Lebih kepada rasa rasa kepiluan seorang pemuja
Kepada pujaannya yang telah lama terbang dilangit

---
-------
Maaf,
Aku lelaki yang tak bisa menepati janji
Banyak kata
Banyak berdusta
Aku telah menyakitimu
Tak bisa bersamamu di saat kau membutuhkan
Akulah senja bagi mereka yang masih memerlukan matahari
Akulah hujan bagi mereka yang kebanjiran
Atau akulah matahari, yang berjanji memberikan kehangatan
Tetapi menghilang dalam badai dan topan

Sejahatnya orang,
Lebih jahat lagi ketika kita memberi harapan yang tinggi
Kemudian menghilang...
Hati yang menunggu janji
Begitu tersayat jika kenyataannya janji itu adalah permainan
Maka hati hatilah dengan hati
Berhati hati dengan janji


------
wahai kalian yang lebih mengerti
senja itu adalah kebaikan
walau kita sedih datangnya gelap
namun langit tetap indah
yang perlu di rubah hanya hati
hati yang menunjukan mata ini
akan indahnya langit malam

kau yang menjadi langitku
dalam pemujaan senjaku
dalam setiap bait yang tertuangkan
baik disertai bulir air mata ataupun rasa sesak belaka
ketahuilah...

aku merindumu
walaupun rindu itu kan membuatku terpuruk
salam cantik wahai langitku
hujan pun kau kan selalu indah

maka di penghujung kata ini ku sampaikan kalian
langit itu berhubungan dengan hati
jika hati kita luas
maka kita bisa memasuki langit ke delapan.
dimana, di sana ada Dia yang sungguh benar cinta-Nya

salam untuk langitku
salam untuk pencipta-Nya









Komentar

Postingan populer dari blog ini

muhasabah rindu kami